Belajar tak Hanya di Sekolah

“Jangan sering-sering keluar rumah! Liat itu Iin, tidak pernah diliat keluar selain kalau mau pergi sekolah”, Kata mama saat aku meminta izin untuk keluar di hari keempat.

Saat itu, selama tiga hari berturut-turut saya selalu meminta izin untuk keluar rumah dan mengerjakan tugas di rumah teman. Tepat di hari keempat, mama menasihatiku dan mulai membandingkanku dengan tetangga yang bernama Iin. “Ya.. iyya, jelas beda ma. Saya dan Iin kan beda sekolah. Jadi beda kesibukan juga”, kataku dalam hati.

Selain itu saat SMP dulu, aku pernah berniat untuk mengikuti ekskul karate. Tapi saat membicarakan niat ini pada mama, lagi-lagi mama berkata “Kenapa Karate? Kau itu anak perempuan. tidak usah ikut kegiatan-kegiatan begitu. Coba liat itu Iin, tiap selesai sekolah langsung pulang dan bantu mamanya memasak”.

Mama selalu saja membandingkan semua yang kulakukan dengan Iin. Sedikit membuatku berpikir, “Sebenarnya anak mama ini siapa, Saya atau Iin”.

Saat menyandang gelar mahasiswa, aku dan Iin lulus di universitas yang sama. Saat itu, kami mulai belajar untuk tinggal sendiri tanpa orang tua. Saat itu aku merasa tidak terlalu khawatir. Sebab, aku memiliki banyak teman akrab yang bisa membantuku melawan sunyi. Berbeda dengan Iin, karena dia jarang bergaul saat di sekolah dulu membuatnya susah untuk beradaptasi dengan kondisi ini. Saat kami memutuskan jalan-jalan ke Mall, Iin terlihat lebih banyak diam.

Pernah suatu hari saat saya, Iin dan beberapa teman yang lain berdebat tentang pilihan jurusan. Saya mampu meyakinkan teman-teman bahwa jurusan yang saya ambil tidaklah seperti yang mereka bayangkan.  Namun, saat Iin menjelaskan dan diserbu dengan berbagai pertanyaan ia hanya berkata “Terserah kalian, itukan pilihan saya. Toh saya ji juga yang bakal jalani, bukan kalian. Kenapa na kalian yang pusing”. Mendengar jawaban Iin, tiba-tiba saja Lina—salah satu teman yang juga ada saat itu—berkata, “begitu kalau kerjanya cuma di rumah saja. Kalau ditanya tidak bisa menjawab. Terbiasa tidak ada yang menentang toh. Jadi, dikasi sedikit pertanyaan jawabannya ya.. jutek begitu”.

***

Setelah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), kami mulai jarang berkumpul. Kami hanya bertegur sapa di grup saja. Kami mulai disibukkan dengan penelitian dan penyusunan proposal.

Saat itu, matahari sedang tinggi-tingginya. Saya mendengar ada keributan di samping kamar saya. “Itu lemari simpan di sini mi! Itu kasur kasi rapat di tembok! Televisi simpan di dekat jendela mi di’?”. Semua itu jelas terdengar, karena kamar kami hanya dipisahkan oleh tembok saja. Seketika saya tersenyum, dalam hati saya bersyukur karena saya akan memiliki tetangga baru, dan saya tidak akan kesepian lagi.

Beberapa hari setelah kamar itu terisi. Setiap malam kamar itu selalu saja ramai. Tertawa dan bercerita dengan nada yang keras. Mungkin mereka lupa kalau ini adalah kamar kos, dan semua memiliki kesibukan masing-masing. Saat itu, saya sedang fokus-fokusnya mengerjakan proposal penelitian, dan saya begitu terganggu dengan keributan yang mereka timbulkan. Mau marah, melampiaskan semua pada mereka, memberitahukan mereka kalau saya butuh ketenangan karena esok akan ujian proposal. Takut, nanti dia malah menyuruh saya ke kuburan saja kalau mau sunyi.

Dengan berat hati saya urungkan niat saya itu, karena itu memang hak mereka. Inilah resiko jadi anak kost-kostan siap menerima segala kejadian.

Sejak saat itu, saya tidak pernah lagi mengajak teman-teman untuk berkumpul di kamar. Karena saya pernah merasakan tidak enaknya hidup berdampingan dan membuat keributan hingga tetangga merasa risih.

Jadi, pelajaran apa yang kamu dapatkan dari tetanggamu?

#15HariMenulis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s