Koridor dengan Segala Aktivitasnya

Lokasinya yang berada sedikit rendah dibandingkan gazebo membuat koridor ini tak terlihat jika kita berada di parkiran. Jadi, untuk sampai ke koridor kita harus berjalan melewati gazebo dan menuruni enam anak tangga, hingga tampak seperti ruangan bawah tanah. Sebenarnya, tempat ini adalah lantai dasar di salah satu gedung yang ada di Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Di kedua ujung koridor ini terdapat pintu besi yang membuatnya seperti sel penjara. Namun, bedanya tidak dijaga oleh petugas dan tidak mengharuskan kita melapor dulu. Selain itu, kondisi pintu yang tak pernah tertutup membuat kita bisa kelur-masuk kapan saja. Seakan memberi kesan “Selamat Datang” pada semua orang

Koridor ini adalah lorong yang menghubungkan gazebo dengan mushollah. Di sepanjang jalan saat menyusuri koridor kita akan melihat barisan ruangan yang berjumlah sebelas dan saling berhadapan. Ruangan-ruangan itu merupakan sekretariat untuk Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Majelis Perwakilan Mahasiswa (MAPERWA).

Saat memasuki koridor, kita akan disambut dengan gambar berbentuk kotak dengan bagian bawah terpotong segitiga sama sisi. Warnanya dominan kuning, dengan gambar sebuah buku yang terbuka serta sebuah pena dari bulu ayam. Sebagai latar, gambar ayam jantan yang menjadi Lambang Universitas Hasanuddin berdiri kokoh dengan sebuah pita merah di bagian dadanya. Semakin ke dalam, mata akan dimanjakan dengan berbagai informasi yang terpajang dalam papan persegi, seperti poster kegiatan (seminar, workshop, lomba, dll) serta selebaran terkait isu-isu kampus. Jika lelah, kita bisa menyandarkan punggung di bangku panjang yang terdapat di hampir semua sekretariat.

Sepanjang koridor dicat dengan warna kuning, yang merupakan identitas fakultas. Meskipun seperti itu, tidak begitu membantu untuk memantulkan cahaya agar koridor ini menjadi terang. Sehingga, meski gelap telah bergati terang tidak menjadikan tugas dari lampu di koridor ini selesai. Lampu ini akan terus bertugas seperti halnya UGD yang selalu terbuka 24 jam.

Saat mentari menyapa. Saat kuliah pagi akan berlangsung. Saat itulah koridor ini tampak bersih dan tak berpenghuni, yang terlihat hanyalah bangku panjang kosong serta alas kaki yang berserakan. Di saat seperti ini, yang terdengar hanyalah suara tukang parkir yang membangunkan penghuni koridor (sapaan bagi mereka yang tinggal di sekretariat) untuk memindahkan kendaraannya ke parkiran.

Saya ingat sewaktu menjadi mahasiswa baru dulu jika ingin ke Mushollah, saya lebih memilih untuk mengelilingi gedung FIB dibanding harus menyusuri koridor. Meski saya harus berjalan cukup jauh, tapi itu tidak masalah. Lebih baik seperti itu dibanding saya harus bertemu dengan banyak senior di koridor.

Saat jam kerja telah usai, para pegawai bersiap meninggalkan kantornya. Namun, hal berbeda malah terjadi di koridor. Terlihat mahasiswa mulai berlalu lalang di sana. Semua bangku panjang mulai terisi. Bahkan semua sekretariat nampak sesak dengan kedatangan mereka. Meski sebelumnya telah melewati hari yang panjang dengan duduk dan mendengarkan dosen berbicara. Saat yang lain mungkin  lebih memilih pulang ke rumah, mereka malah memilih untuk menyibukkan diri di organisasi. Entah mendapat semangat dari mana. Bahkan, mungkin saja tak ada kata lelah dalam dirinya. Dengan begitu antusias mereka menjalani setumpuk aktivitas yang ada di organisasi, misalnya rapat, latihan, serta kerja-kerja kepanitian.

Saat yang lain mungkin saja telah berada dipembaringan, aktivitas di koridor masih saja berlangsung. Asap rokok mulai mengepul, para penggiat minuman hitam pekat pun berkumpul. Mereka memilih menghabiskan malam dengan berbincang-bincang dan kadang diselingi dengan lantunan lagu mengikuti petikan gitar serta tabuhan jimbe. Tempat inilah yang kemudian mengajarkan saya dengan kebiasaan minum kopi. Semua hal itu, yang membuat saya tidak betah berlama-lama menghabiskan masa liburan di kampung halaman.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s